Buleleng Tutup Isoter, Pasien Positif Covid-19 Isolasi di Desa

Sabtu, 30 Oktober 2021 – 01:09 WIB
Buleleng Tutup Isoter, Pasien Positif Covid-19 Isolasi di Desa - JPNN.com Bali
Ilustrasi pasien sembuh pulang dari isoter. (Dok.JPNN.com)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Satgas Covid-19 Buleleng akhirnya memutuskan menutup sementara Isolasi Terpusat (Isoter) Kampus Undiksha di Desa Jinengdalem.

Untuk pasien terkonfirmasi positif covid-19 diminta menjalani isolasi di masing-masing desa.

Menurut Sekretaris Satgas Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, keputusan menutup Isoter Undiksha lantaran jumlah pasien tanpa gejala (OTG) yang dirawat hanya tersisa satu pasien.

“Kami lakukan ini agar efisien, karena pasien OTG yang dirawat hanya satu orang di Isoter Jinengdalem.

Kami yakin pihak desa mampu menangani jumlah pasien OTG satu dua orang di isolasi desa,” ujar Gede Suyasa.

Gede Suyasa mengatakan, keputusan menutup Isoter Undiksha disepakati bersama Tim Satgas Covid-19 Buleleng dengan unsur TNI dan Polri.

Meski kasus covid-19 melandai, Satgas mengingatkan pengawasan disiplin protokol kesehatan akan tetap diperketat.

“Standar operasional prosedur tetap kami lakukan, termasuk pada pengawasan isolasi desa.

Satgas Covid-19 Buleleng resmi menutup sementara Isoter Undiksha di Jinengdalem, pasien positif bakal isolasi di desa