Kasus Covid-19 di Tabanan Masih Tinggi, Satgas Pertimbangkan Isoter Berbasis Desa

Kamis, 26 Agustus 2021 – 19:54 WIB
Kasus Covid-19 di Tabanan Masih Tinggi, Satgas Pertimbangkan Isoter Berbasis Desa - JPNN.com Bali
Satgas mengecek Kampus Poltrada Bali di Kerambitan, Tabanan untuk tempat Isoter pasien covid-19. (Juliadi/Radarbali.id)

bali.jpnn.com, TABANAN - Satgas Covid-19 Tabanan tengah mempertimbangkan tempat isolasi terpusat (Isoter) baru mengantisipasi lonjakan kasus positif di Bumi Lumbung Beras.

Saat ini, Satgas memberdayakan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) di Kerambitan Tabanan dan Hotel POP di Tabanan sebagai Isoter.

Pertimbangan mencari Isoter baru mengingat kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Tabanan masih cukup tinggi.

“Belum ada tanda-tanda mereda, jadi perlu dipertimbangkan tempat baru,” ujar Wakil Ketua Satgas Covid-19 Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto dikutip dari Baliexpress.id.

Satgas sendiri tengah mempertimbangkan Isoter berbasis desa seperti saran sosiolog Unud dan Wagub Bali Cok Ace.

Selain lebih efektif, secara psikologis para pasien lebih dekat dengan komunitasnya sehingga membantu proses penyembuhan.

Dandim Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto mengatakan, perlu perencanaan yang baik ketika memberlakukan Isoter berbasis desa.

Terutama terkait kelayakan tempat. Sebab, isoter memerlukan tempat yang benar-benar mendukung kegiatan isolasi.

Penambahan kasus positif covid-19 di Bali masih tinggi, karena itu Satgas mempertimbangkan tempat isolasi terpusat baru selain kampus Poltrada dan hotel POP