Varian Delta Kian Menyebar, Satgas Tambah Kapasitas Karantina di Buleleng

Kamis, 05 Agustus 2021 – 20:27 WIB
Varian Delta Kian Menyebar, Satgas Tambah Kapasitas Karantina di Buleleng - JPNN.com Bali
Perawat RS Buleleng menunjukkan ruang isolasi bangsal melati yang diperuntukkan untuk pasien covid-19. (Eka Prasetya/Radar Bali

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Melonjaknya kasus positif covid-19 Buleleng akibat menyebarnya varian delta memaksa Satgas bergerak cepat.

Satgas berencana menambah kapasitas lokasi karantina terpusat berbasis desa dan kelurahan. Lokasi karantina baru ini untuk menambah lokasi karantina yang disediakan pemerintah daerah.

Pemkab Buleleng sendiri menyediakan tiga lokasi karantina terpusat di lokasi berbeda.

Yakni Asrama Mahasiswa Undiksha di Desa Jinengdalem, Asrama Siswa Sekolah Bali Mandara di Desa Kubutambahan, serta Asrama Prajurit Kompi Senapan C Batalyon Infanteri 900 Raider 900/Satya Bhakti Wirottama.

“Pemerintah telah berkoordinasi dengan Kodim untuk meningkatkan kapasitas lokasi karantina terpusat di Asrama Prajurit Kompi Senapan C menjadi maksimal 200 tempat tidur,” kata Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dikutip dari Radarbali.id.

Bupati Agus, kata dia, juga meminta rumah sakit di Buleleng untuk menambah kapasitas ruang perawatan bagi pasien covid-19. Baik rumah sakit swasta maupun pemerintah.

RS Buleleng sendiri telah menambah 18 tempat tidur untuk pasien covid-19. Total, RS Buleleng menyediakan 112 tempat tidur.

Dari 112 tempat tidur tersebut, sebanyak 74 tempat tidur untuk lokasi isolasi. Sementara 38 tempat tidur lainnya khusus untuk ruang perawatan ICU.

Melonjaknya kasus positif covid-19 Buleleng akibat menyebarnya varian delta memaksa Satgas bergerak cepat. Satgas berencana menambah kapasitas lokasi karantina