Atasi Krisis Oksigen di Buleleng, Satgas Covid-19 Pilih Ubah Pola Distribusi

Minggu, 01 Agustus 2021 – 20:25 WIB
Atasi Krisis Oksigen di Buleleng, Satgas Covid-19 Pilih Ubah Pola Distribusi - JPNN.com Bali
Ilustrasi tangki penyimpanan oksigen cair di RS Buleleng. (Eka Prasetya/Radar Bali)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Krisis oksigen di Buleleng diyakini bakal segera teratasi. Keyakinan itu terjadi setelah terjadi perubahan skema distribusi oksigen cair.

Menurut Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, mulai pekan depan, oksigen tak lagi didistribusikan lebih dulu ke wilayah Denpasar dan Badung.

“Nanti dari Jawa Timur, langsung ada kendaraan khusus yang mendistribusikan oksigen cair ke Buleleng. Jadi tidak harus transit Denpasar dulu, baru ke Buleleng. Itu sangat memakan waktu,” kata Gede Suyasa dikutip dari Radarbali.id.

Dengan perubahan pola distribusi, satgas optimistis suplai oksigen cair lancar. Selain itu skema distribusi juga lebih efektif.

“Kondisi saat ini pasokan oksigen kita cukup untuk dua hari kedepan. Mudah-mudahan kondisi ini seterusnya aman,” tandasnya

Untuk diketahui, selama ini distribusi oksigen cair dikendalikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.

Pasokan oksigen dari Jawa Timur, biasanya disuplai ke wilayah Denpasar dan Badung lebih dulu. Setelah itu barus disuplai ke Buleleng.

Dampaknya pada pekan kedua dan pekan ketiga bulan Juli 2021, terjadi kelangkaan oksigen di Buleleng. Meski tak sampai habis total, kondisi itu terang saja membuat was-was.

Dengan perubahan pola distribusi, satgas optimistis suplai oksigen cair lancar. Selain itu skema distribusi juga lebih efektif.