Warga Sikka NTT Belum Pulang 4 Hari dari Kebun, Tim SAR Gabungan Turun Tangan

Jumat, 26 November 2021 – 18:26 WIB
Warga Sikka NTT Belum Pulang 4 Hari dari Kebun, Tim SAR Gabungan Turun Tangan - JPNN.com Bali
Tim SAR Gabungan saat dikerahkan mencari Katarina Weni, warga Dusun Nuanbalu RT 001 RW 002 Desa Detuleda, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: ANTARA/HO

bali.jpnn.com, SIKKA - Keluarga Katarina Weni, warga Dusun Nuanbalu RT 001 RW 002 Desa Detuleda, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) gusar.

Pasalnya, sejak Selasa (23/11) lalu, nenek 70 tahun tersebut tidak kunjung pulang setelah pamit pergi ke kebun.

Panik dengan kondisi Katarina Weni, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke tim BPD Desa Liakutu dan meneruskannya ke tim rescue setempat.

Upaya pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kansar Maumere, Kodim 1603 Maumere, Polsek Paga, Koramil Paga, BPBD Sikka, Dinas Sosial Sikka, PMI Sikka, masyarakat dan keluarga korban.

"Korban merupakan seorang nenek yang berangkat ke kebun untuk memetik cabai pukul 07.00 Wita, tetapi tidak pulang hingga pukul 18.00 Wita," ujar Kepala Kantor SAR Maumere I Putu Sudayana, Jumat (26/11).

Menurut I Putu Sudayana, keluarga korban telah melakukan pencarian selama tiga hari, tetapi belum berhasil menemukan korban.

Keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut pada Ketua BPD Desa Liakutu untuk melakukan koordinasi pencarian lanjutan.

Berdasar laporan tersebut, tim SAR gabungan segera turun tangan melakukan pencarian.

Seorang nenek berusia 70 tahun, warga Sikka NTT dilaporkan belum pulang empat hari dari kebun, Tim SAR Gabungan akhirnya turun tangan