NTT Alami Hari Tanpa Hujan Katagori Ekstrem Panjang, BMKG Minta Warga Hemat Air

Rabu, 01 September 2021 – 13:37 WIB
NTT Alami Hari Tanpa Hujan Katagori Ekstrem Panjang, BMKG Minta Warga Hemat Air - JPNN.com Bali
Lahan kering di Kupang Timur, Provinsi NTT. Foto: Antara/Aloysius Lewokeda

bali.jpnn.com, KUPANG - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada umumnya mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan katagori ekstrem panjang pada Agustus 2021.

Kategori ekstrem panjang ini menunjukkan bahwa umumnya daerah di Provinsi NTT mengalami HTH lebih dari 60 hari.

Dengan kondisin ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga NTT hemat air bersih, budi daya pertanian yang tidak butuh banyak air air dan menghindari kebakaran hutan serta lahan.

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Rahmattulloh Adji, kondisi ini berkaitan dengan iklim di NTT pada Dasarian III Agustus 2021 dan prakiraan pada dasarian selanjutnya.

Di laporkan hanya beberapa daerah di Provinsi NTT yang mengalami HTH kategori sangat pendek (1-5 hari).

“Seperti di sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Timor Tengah Selatan, dan Malaka,” ujar Rahmatulloh Adji.

Menurutnya, berdasar analisis curah hujan pada Dasarian III Agustus 2021, pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah atau 0-50 mili meter (mm).

Dan, sebagian kecil wilayah di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Sikka mengalami curah hujan dengan kategori menengah atau 51-150 mm.

BMKG melaporkan Provinsi NTT mengalami hari tanpa hujan kategori ekstrem panjang. Karena itu, BMKG meminta warga hemat air bersih