Terungkap! Disdikbud Lotim Hentikan PTM Setelah Tiga Guru Meninggal Terpapar Covid

Minggu, 08 Agustus 2021 – 11:53 WIB
Terungkap! Disdikbud Lotim Hentikan PTM Setelah Tiga Guru Meninggal Terpapar Covid - JPNN.com Bali
Kadisdikbud Lotim Ahmad Dewanto Hadi. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

bali.jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Nusa Tengara Barat (NTB) menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) akhirnya terungkap.

Selain karena peningkatan kasus positif covid-19, angka kematian di Lotim ikut terkerek naik. Bahkan, tiga orang guru dilaporkan meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

”Mencermati kondisi pandemi Covid-19 di Lotim, hasil rapat bersama ketua Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan, proses pembelajaran tatap muka dihentikan sementara waktu,” kata Kadisdikbud Lotim Ahmad Dewanto Hadi dikutip dari Radarlombok.co.id.

Penghentian PTM di sekolah mulai dilakukan Jumat 6 Agustus lalu. Penghentian sementara pembelajaran tatap muka ini akan dievaluasi dua minggu pertama.

Ahmad Dewanto mengaku telah mendapat izin dari bupati terkait penghentian proses belajar tatap muka ini.

Dengan dihentikannya kegiatan belajar mengajar di sekolah, maka pembelajaran tetap dilakukan tetap belajar dari rumah (BDR).

Pembelajaran tatap muka diganti dengan pembelajaran dengan sistem media daring, sehingga semua sekolah harus menyiapkan peralatan seperti seperti biasa yang pernah dilakukan sebelum sekolah dibuka.

“Kita belum tahu sampai kapan sekolah ini akan ditutup, yang jelas mulai Jumat semua sekolah ditutup,” pungkasnya. (wan/radarlombok.co.id/JPNN)

Disdikbud Lotim menghentikan sementara belajar tatap muka dan menggantinya dengan daring. Selain karena melonjaknya kasus positif, juga karena naiknya kematian

Redaktur & Reporter : Ali Mustofa

Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News