Proses Anggota TNI Pukul Warga Sidatapa, Pangdam IX/Udayana Janji Transparan

Sabtu, 28 Agustus 2021 – 07:41 WIB
Proses Anggota TNI Pukul Warga Sidatapa, Pangdam IX/Udayana Janji Transparan - JPNN.com Bali
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak ke Wisma Astina Jalan Ngurah Rai Singaraja. Pangdam memastikan akan memproses anggotanya yang melakukan pemukulan kepada warga saat swab antigen masal, Senin (23/8) lalu. (Eka Prasetya/Radarbali.id)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memastikan para personel TNI yang terlibat bentrok dengan warga Desa Sidatapa saat swab antigen masal di pelataran Pura Desa Adat, Senin (23/8) lalu akan diproses secara hukum.

Anak buahnya yang terlibat memukul warga hingga terluka saat kericuhan terjadi akan tetap diproses secara hukum militer.

Untuk menjamin proses hukum berjalan adil, mantan Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) akan melaksanakannya secara transparan.

“Di militer, kejadian pemukulan itu juga tidak bisa dibenarkan. Kami akan lakukan penyelesaian terbaik,” ujar Pangdam Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dikutip dari Radarbali.id.

Kendati sempat terjadi insiden saat melakukan tes swab rapid test masal, menantu Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan ini menegaskan kegiatan positif tersebut akan tetap dilanjutkan.

“Ini sudah sering kami lakukan tes secara random (acak, Red). Memang selama pandemi, kegiatan testing dan tracing itu juga ditugaskan pada kami. Jadi tetap berjalan,” kata Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, TNI dan warga Desa Sidatapa sempat terlibat kericuhan. Versi TNI, keributan bermula saat dilakukan swab massal.

Singkat cerita sempat terjadi selisih paham antara warga dengan personel TNI yang melakukan swab masal.

Pangdam Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak berjanji akan memproses anggotanya yang memukul warga Sidatapa secara adil dan transparan