Sandang Status Tersangka, Dua Pegawai PDAM Klungkung Mengundurkan Diri

Jumat, 13 Agustus 2021 – 21:57 WIB
Sandang Status Tersangka, Dua Pegawai PDAM Klungkung Mengundurkan Diri - JPNN.com Bali
Cabjari Klungkung di Nusa Penida menyita mobil tangki terkait dugaan korupsi penjualan air PDAM. (Dok.Baliexpress.id)

bali.jpnn.com, SEMARAPURA - Pasca ditetapkan sebagai tersangka korupsi penjualan air tangki PDAM di Nusa Penida, dua oknum pegawai PDAM Klungkung berinisial IKM dan IKS, akhirnya mengundurkan diri.

“Iya, sudah mengajukan pengunduran diri,” ujar Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa dikutip dari Baliexpress.id.

Hanya saja, kata Renin Suyasa, direksi PDAM Klungkung belum memberikan persetujuan.

Alasannya, harus mengikuti aturan terlebih dahulu agar tidak salah melangkah. “Harus lihat dulu aturannya,” dalih Renin Suyasa.

IKM dan IKS ditetapkan tersangka setelah penyidik Cabjari Klungkung di Nusa Penida menemukan alat bukti yang cukup.

Kedua tersangka diduga bermain saat menjual air tangki kepada masyarakat. Padahal, sudah ada harga yang ditentukan PDAM.

Berdasar penyidikan terungkap, tidak semua hasil penjualan disetor ke perusahaan.

Parahnya, kedua tersangka juga menjual air di luar sistem dengan mencetak kwitansi seolah-olah resmi dari PDAM.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka korupsi penjualan air tangki PDAM di Nusa Penida, dua oknum pegawai PDAM berinisial IKM dan IKS, akhirnya mengundurkan diri
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News