Menyesal Buah Hati Akhirnya Tewas, Kadek Riski Ungkap Sibuk Cuci Piring saat Kejadian

Selasa, 03 Agustus 2021 – 17:54 WIB
Menyesal Buah Hati Akhirnya Tewas, Kadek Riski Ungkap Sibuk Cuci Piring saat Kejadian - JPNN.com Bali
Ilustrasi meninggal dunia. Foto: Dok. JPNN.com

bali.jpnn.com, KUTA UTARA - Kadek Riski Vidayati, 24, kini, hanya bisa menyesal. Betapa tidak, keputusan ibu muda asal Jalan Muding Indah No.5, Lingkungan Muding Kaja, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, ini berakibat fatal.

Gara-gara mengizinkan anaknya keluar rumah sendirian lantaran dirinya sibuk di dapur, sang buah hati yang bernama I Gusti Putu Agung RA, 3, hanyut di sungai sebelah rumahnya.

“Nyawa korban gagal diselamatkan. Saat dilarikan ke RS Bali Med, korban sudah meninggal dunia,” ujar Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Oka Bawa, dikutip dari Radarbali.id.

Wajar Kadek Riski Vidayati begitu menyesal. Pasalnya, dia begitu mudah mengizinkan sang anak keluar rumah tanpa pengawasan dirinya.

“Awalnya korban merengek, minta izin kepada ibunya keluar rumah. Karena ibunya lagi cuci piring, sang anak diizinkan keluar,” kata Iptu Oka Bawa.

Kadek Riski sendiri beralasan memberikan izin lantaran korban biasanya hanya diam di depan rumah saat diizinkan keluar.

Tapi, justru yang terjadi sekarang sebaliknya. Korban malah lari-lari di dekat sungai, lalu jatuh dan hanyut ke sungai.

Dibantu warga, Kadek Riski melakukan pencarian. Kadek Riski menelusuri aliran sungai hingga di Jalan Gunung Sanghyang.

Mendapati buah hatinya yang baru berusia tiga tahun tewas hanyut di sungai, Kadek Riski kini hanya bisa menyesali