KPK Bongkar Penangkapan Pj Wali Kota Pekanbaru di Bali, ternyata

Menurut Alexander Marwata, RM diduga sengaja memanipulasi kebutuhan alat tulis tersebut dengan bukti kwitansi, tetapi dalam kenyataannya barang tersebut tidak ada.
Alat tulis kantornya hanya di kwitansi, tetapi barangnya tidak ada.
Mirisnya, kata Alexander Marwata, modus laporan fiktif seperti itu sudah lama terjadi di berbagai daerah.
"Ini modus seperti ini dengan pertanggungjawaban fiktif ini juga sudah lama, saya sudah 20 tahun jadi auditor dan ketemu seperti itu dan sekarang praktek itu ternyata juga masih dilakukan," ucap Alexander Marwata.
Untuk jumlah pelaku yang diamankan dengan RM, Alexander Marwata mengaku belum tahu pasti.
Yang jelas, kasus ini tidak melibatkan pihak swasta.
“Tidak terkait dengan swasta. Karena bukti pembeliannya semua fiktif, kan enggak ada keterlibatan swasta.
Kecuali kalau ada markup proyek, ada pengaturan lelang, itu yang melibatkan swasta," tutur Alexander Marwata. (antara/lia/JPNN)
Menurut Alexander Marwata, RM membuat laporan pertanggungjawaban fiktif terhadap pengadaan barang di lingkungan pemerintah Kota Pekanbaru.
Redaktur & Reporter : Ali Mustofa
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News