Kemenkumkam Bongkar Fakta Terbaru Kondisi Ribuan WNA Ukraina dan Rusia di Bali, Klir

Senin, 28 Maret 2022 – 09:30 WIB
Kemenkumkam Bongkar Fakta Terbaru Kondisi Ribuan WNA Ukraina dan Rusia di Bali, Klir - JPNN.com Bali
Beberapa warga Ukraina dan Rusia yang ada di Bali melakukan aksi damai di Kantor Konsulat Rusia di Denpasar, Bali, 1 Maret lalu. Foto: ANTARA/Ayu Khania Pranisitha

bali.jpnn.com, DENPASAR - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengeklaim belum menerima pengaduan dari warga negara asing (WNA) Ukraina maupun Rusia yang mengalami kesulitan hidup di luar aturan keimigrasian selama tinggal di Pulau Dewata.

Pernyataan Jamaruli Manihuruk seperti menepis pemberitaan sejumlah pemberitaan media asing yang menulis kesulitan WNA Ukraina dan Rusia mengakses anjungan tunai mandiri (ATM) setelah terjadi perang di negara bekas pecahan Uni Sovyet itu.

"Sampai saat ini belum ada warga Rusia dan Ukraina yang melapor karena masalah kesulitan di luar aturan keimigrasian.

Misalnya, mau perpanjang izin tinggal, tetapi tidak ada uang," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk.

Yang jelas, setelah terjadi perang, jumlah kedatangan WNA asal Ukraina tidak ada penambahan secara signifikan dan masih terbilang normal.

Perinciannya, WN Rusia dengan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) 29.756 orang, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) 2.539 orang, Izin Tinggal Tetap (ITAP) 47 orang dengan jumlah keseluruhan 32.342 orang.

Sedangkan WN Ukraina dengan ITK ada 5.482 orang, ITAS 473 orang dan ITAP 11 orang dengan jumlah keseluruhan 5.966 orang.

Menurut Jamaruli Manihuruk,  jumlah tersebut masih normal.

Kepala Kanwil Kemenkumkam Bali membongkar fakta terbaru kondisi ribuan WNA Ukraina dan Rusia di Pulau Dewata, penjelasannya klir
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News