10 Persen Siswa SMP di Bali Utara tak Bisa Membaca, Bupati Sutjindra Bertindak

bali.jpnn.com, BULELENG - Kabar banyak siswa SMP di Kabupaten Buleleng belum bisa atau tak lancar membaca, ternyata benar adanya.
Pemkab Buleleng membenarkan sekitar 10 persen siswa di Bali Utara itu belum bisa membaca, terutama dari Kecamatan Seririt.
Dewan Pendidikan Buleleng merinci ada 360 siswa kesulitan dalam membaca.
Banyaknya pelajar SMP belum bisa atau tak lancar membaca memaksa Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuat tim untuk menelusuri masalah ini.
“Sudah (buat tim).
Setelah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pendidikan Buleleng langsung bergerak membentuk tim dari guru, guru bimbingan konseling, dan psikolog.
Jadi, tugas tim ini untuk mencari tahu apa penyebabnya,” ujar Bupati Buleleng I Nyoman Sutjindra dilansir dari Antara.
Menurut Bupati Sutjindra, tim ini akan melakukan asesmen penyebab masih banyaknya siswa usia belasan tahun tersebut tidak bisa membaca.
Kabar banyak siswa SMP di Kabupaten Buleleng belum bisa atau tak lancar membaca, ternyata benar adanya. 10 persen pelajar SMP di Bali Utara tak bisa membaca
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News