Update Proyek LRT Bali! Menhub Bertemu Pihak Korsel, Butuh 3 Tahun Proyek Tuntas

Senin, 01 Januari 2024 – 07:49 WIB
Update Proyek LRT Bali! Menhub Bertemu Pihak Korsel, Butuh 3 Tahun Proyek Tuntas - JPNN.com Bali
Ilustrasi LRT yang akan beroperasi di Bali. Foto: ANTARA/HO-Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kemenhub

bali.jpnn.com, DENPASAR - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan kehadiran transportasi massal menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan kemacetan di Bali.

Proyek light rail transit (LRT) alias kereta ringan yang menghubungkan Bandara Ngurah Rai – Seminyak pergi pulang (PP) minimal diyakini bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Bali Selatan.

"Jangka panjangnya kita akan bangun kereta LRT di Bali dari bandara ke sejumlah titik yang selama ini lalu lintasnya padat, seperti di Sunset Road, Legian, dan Canggu," ujar Menhub Budi Karya Sumadi dilansir dari Kementerian Perhubungan.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan untuk membangun LRT membutuhkan waktu kurang lebih tiga sampai empat tahun.

"Minggu lalu kami sudah bertemu pihak dari Korea Selatan yang memberikan grant untuk Feasibility Study (FS).

Mereka akan memberikan Official Development Assistance (ODA) Loan, untuk pembangunan LRT tahap 1 dari bandara sampai Sunset Road," kata Menhub.

“Ada satu negara sudah menyetujui loan untuk tahap pertama, tetapi kita akan mengombinasikan dengan pihak swasta yang sudah akan bersedia untuk turut andil,” imbuhnya.

Menurut Menhub Budi Karya Sumadi, kehadiran LRT diharapkan dapat mengatasi permasalahan kemacetan di Bali yang seringkali terjadi, khususnya di hari libur nasional dan keagamaan.

Update Proyek LRT Bali! Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu pihak Korsel terkait FC dan loan, butuh 3 tahun proyek tuntas
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News