Tak Ada KLB PD3I di Bali, Waspada Suspek Campak!

Jumat, 19 Mei 2023 – 18:49 WIB
Tak Ada KLB PD3I di Bali, Waspada Suspek Campak! - JPNN.com Bali
Ilustrasi kader posyandu mengukur tinggi badan bayi sebelum diberikan imunisasi pada kegiatan Pekan imunisasi dunia 2023. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa

Kalau campak kita ada beberapa, tetapi tidak disebutkan sebagai KLB karena tidak menyebar,” ujar Raka Susanti.

Dinkes Bali menemukan satu kasus suspek campak di Kabupaten Klungkung, tetapi dalam waktu dua kali masa inkubasi tak ditemukan penularan ke sekitar.

Namun, Dinkes Bali tetap melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), pengambilan sampel, dan penelusuran kontak.

“Tindakannya tentu kalau ada suspek kita PE, kita turun lapangan wawancara status imunisasinya bagaimana, apakah pernah bepergian ke daerah yang terjangkit.

Lalu surveilans mencari penyebabnya dan mendorong puskesmas melengkapi status imunisasi,” ucap Raka Susanti.

KLB PD3I muncul karena tingginya jumlah kasus yang ditemukan di Indonesia pada 2022, yaitu satu KLB Polio cVPDV2, 64 KLB campak, 10 KLB rubela, dan 126 KLB difteri.

Menurut Raka Susanti, penularan kasus tentu berpotensi terjadi, tetapi kembali melihat angka imunisasi yang tinggi menjadikan itu sebagai modal anak-anak di Bali tak terserang KLB PD3I.

“Penularan pasti berpotensi, Bali kan mobilisasinya tinggi ada kunjungan wisata, tetapi kita sudah membentengi diri dengan imunisasi tinggi dan merata.

Dinas Kesehatan mengeklaim tak ada KLB PD3I di Pulau Dewata, tetapi mesti mewaspadai suspek campak yang menyebar di Klungkung!
Sumber ANTARA
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News