Fakta-fakta Kematian Paus di Wilayah BPSPL Denpasar, Polusi Suara & Pencemaran Lingkungan

Senin, 10 April 2023 – 13:33 WIB
Fakta-fakta Kematian Paus di Wilayah BPSPL Denpasar, Polusi Suara & Pencemaran Lingkungan - JPNN.com Bali
Masyarakat menyaksikan paus sperma (Physeter macrocephalus) terdampar di Pantai Lepang, Klungkung, Bali, Rabu pagi yang saat itu masih dalam keadaan hidup. Beberapa jam kemudian, paus sperma itu ditemukan mati terdampar di Pantai Yeh Melet, Manggis, Karangasem. Foto: ANTARA/HO-BPBD Klungkung

Namun, demikian ada indikasi karena adanya pencemaran lingkungan khususnya wilayah perairan khususnya karena sampah.

 "Ada memang indikasi ke arah sana (sampah laut).

Namun, pastinya kami masih mendalami dan mencatat ada hal seperti itu.

Plastik ini kan jadi momoknya kita Indonesia penyumbang sampah plastik.

Kita memang tidak tahu puasnya makan plastik di perairan kita atau di mana belum tahu, tetapi dengan adanya fakta bahwa pausnya mati di wilayah kita, itu kan jadi pertanyaan," papar Permana Yudiarso. (lia/JPNN)

Fakta-fakta kematian paus di Wilayah BPSPL Denpasar sungguh miris, bukan hanya karena sakit, tetapi lantaran polusi suara & pencemaran lingkungan

Redaktur & Reporter : Ali Mustofa

Sumber ANTARA
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News