Curhat Warga Bali Setelah Siaran Analog Mati: Terbebani Biaya Tambahan, Pedagang STB Banjir Order

Hari ini baru pas siarannya mati benar-benar ramai, sudah habis 50 unit, kalau tidak paling satu atau dua unit (per hari)," kata Wayan Sutrisna.
Sutrisna mengaku untuk penjualan STB, dirinya mampu meraup keuntungan Rp 500 ribu dalam waktu singkat.
Wayan Sutrisna memprediksi lonjakan pembeli akan berlangsung selama sepekan.
Selama berjualan, ia mengakui tak sedikit pembeli yang kembali datang dan mengeluh karena kesulitan dalam memasang alat tersebut di televisi.
"Cara pasangnya ada yang belum mengerti tapi kami jelaskan.
Penggunaannya dari kabel STB itu ada kabel masuk ke televisi yang dihubungkan sesuai warna.
Misalnya, video kuning dan audio merah sama putih.
Selanjutnya antenanya dimasukkan di STB harus muncul dahulu mereknya.
Mendengar curhatan warga Bali setelah siaran analog dimatikan kemarin dini hari: terbebani biaya tambahan, pedagang STB banjir order
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News