Omicron BA.4 dan BA.5 Ditemukan di Bali, Pakar Kesehatan Beri Saran Penting

Sabtu, 11 Juni 2022 – 12:52 WIB
Omicron BA.4 dan BA.5 Ditemukan di Bali, Pakar Kesehatan Beri Saran Penting - JPNN.com Bali
Ilustrasi pria mengenakan masker agar terhindar dari virus corona omicron. Foto: Ricardo/JPNN.com

Pakar kesehatan mendorong seluruh otoritas terkait untuk mewaspadai situasi serta melakukan tindakan yang jelas.

"Segera melakukan analisa, kenapa ada kenaikan sampai dua kali lipat ini, apakah karena BA.4 dan BA.5 atau varian maupun sub-varian lain.

Atau masih merupakan dampak libur Lebaran yang sudah hampir dua bulan berlalu, atau ada sebab lain," bebernya.

Prof Tjandra Yoga Aditama juga mendorong dilakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) untuk mengetahui tentang ada tidaknya varian atau subvarian baru.

"Pemeriksaan WGS harus ditambah jumlahnya, bukan hanya untuk tamu acara internasional di Bali dan lainnya," paparnya.

Menurutnya, prinsip dasar survailens berupa penyelidikan epidemiologi (PE) dan penelusuran kasus harus tetap diterapkan dengan ketat.

"Misalnya, jumlah kasus baru kemarin sekitar 600 orang, dan sebaiknya semuanya dilakukan PE, toh jumlahnya belum terlalu banyak," kata Prof Tjandra Yoga Aditama.

Jika sudah ditemukan penjelasan penyebab kasus naik berdasarkan data ilmiahnya yang rinci, kata Tjandra, maka segera diinformasikan ke publik agar masyarakat dapat mengambil sikap secara proporsional.

Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 ditemukan di Bali akhir Mei 2022 lalu, Pakar Kesehatan dari Universitas Yarsi beri saran penting
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News