STAHN Mpu Kuturan Singaraja Buka 5 Prodi Baru, Kejar Status Jadi Institut

Jumat, 13 Mei 2022 – 15:52 WIB
STAHN Mpu Kuturan Singaraja Buka 5 Prodi Baru, Kejar Status Jadi Institut - JPNN.com Bali
Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, memiliki sebanyak lima program studi baru pascaterbitnya Keputusan Menteri Agama RI tentang izin penyelenggaraan program studi. Foto: Antara News Bali/bgs/2022

bali.jpnn.com, BULELENG - Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Bali segera membuka proses penerimaan mahasiswa baru (PMB) pada gelombang kedua pada 7 April - 1 Juli 2022.

STAHN menawarkan lima program studi (Prodi) baru pascaterbitnya Keputusan Menteri Agama RI tentang izin penyelenggaraan program studi.

“STAHN memutuskan langsung melaksanakan rekrutmen calon mahasiswa baru untuk tahun akademik 2022/2023,” ujar Ketua STAHN Mpu Kuturan Dr. I Gede Suwindia.

Namun, Dr. Suwindia meminta jangan terlalu banyak dulu menerima mahasiswa baru karena berdampak pada kenaikan jumlah mahasiswa di setiap semester yang berpengaruh terhadap akreditasi ke depan.

"Kebetulan kita tahun akademik baru, kita pasti buka rekrutmen mahasiswa baru. Hanya saja, saya sudah instruksikan untuk mempersiapkan semua perangkat di dalamnya,” katanya.

Menurut Dr. Suwindia, selain membuka pendaftaran mahasiswa baru, STAHN Mpu Kuturan sedang menyempurnakan beberapa hal untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan lima prodi baru itu.

Mulai dari kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga rancangan kurikulum.

"Kita sudah lakukan (persiapan, red) sejak jauh-jauh hari, karena prinsip pendirian prodi baru semua regulasi minimal harus terpenuhi dulu, baru keluar izin dari BAN PT.

STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Buleleng, Bali membuka 5 prodi baru, penambahan prodi ini untuk mengejar status jadi institut
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News