Akses Jalan ke Desa Trunyan Tertutup Longsor, BPBD Siapkan 11 Boat untuk Mobilitas Warga

Jumat, 22 Oktober 2021 – 11:22 WIB
Akses Jalan ke Desa Trunyan Tertutup Longsor, BPBD Siapkan 11 Boat untuk Mobilitas Warga - JPNN.com Bali
11 boat berlabuh di Dermaga Kedisan di perairan Danau Batur. Boat tersebut dimanfaatkan untuk warga tiga desa yang terdampak gempa Karangasem beberapa hari lalu. (Istimewa)

bali.jpnn.com, BANGLI - Sebanyak 11 perahu boat disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu akivitas warga Desa Trunyan, Abang Songan,

serta Abang Batudinding, Kintamani, Bangli yang terisolir setelah terjadi gempa Karangasem, Sabtu (16/10) dini hari lalu.

11 perahu boat itu diketahui milik Polri, Dinas Perhubungan dan milik penyeberangan dermaga di Kedisan.

Perahu tersebut disiapkan untuk melayani penyeberangan warga dari Dermaga Kedisan menuju ke tiga desa terdampak gempa.

“Akses jalan ke Desa Trunyan masih tertutup material longsor susulan beberapa hari lalu.

Jadi, sementara aksesnya melalui Danau Batur,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Jumat (22/10).

Menurut Agus Sutapa, jalan menuju Desa Trunyan masih rawan diterjang longsor susulan setelah beberapa hari terakhir diguyur hujan.

Kondisi ini tentu saja membahayakan keselamatan warga setempat.

Akses jalan ke Desa Trunyan dan dua desa lain masih tertutup longsor. BPBD akhirnya menyiapkan 11 perahu untuk mobilitas warga