Tingkat Hunian Isoter di Buleleng Hanya 30 Persen, Satgas Kaji Kurangi Tempat Isolasi

Sabtu, 28 Agustus 2021 – 20:49 WIB
Tingkat Hunian Isoter di Buleleng Hanya 30 Persen, Satgas Kaji Kurangi Tempat Isolasi - JPNN.com Bali
Pasien OTG saat dilepas Satgas Covid-19 usai menjalani isolasi terpusat di Kompi C Batalyon Infanteri 900 Raider. (Eka Prasetya/Radarbali.id)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Satgas Covid-19 tengah mengkaji opsi mengurangi jumlah tempat isolasi terpusat (Isoter) di Kabupaten Buleleng.

Ada beberapa alasan yang mendasari Satgas Covid-19 mengurangi Isoter.

Selain agar pengawasan lebih optimal, rata-rata tingkat hunian di Isoter hanya 30 persen.

“Selain itu distribusi personel bisa dilakukan dengan baik. Jadi Isoter lebih baik dioptimalkan di dua lokasi saja,” ujar Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG dikutip dari Radarbali.

Menurut Wakasatgas Covid-19 Buleleng ini, kasus harian saat ini mulai turun.

Biasanya per hari bisa mencapai puluhan pasien tanpa gejala (OTG) yang masuk Isoter, namun kemarin belum ada yang masuk lagi.

Justru semakin hari semakin banyak yang pulang dari Isoter setelah dinyatakan sembuh.

Alasan tersebut yang mendasari Satgas Covid-19 tengah mengkaji opsi mengurangi jumlah tempat isolasi terpusat.

Tingkat hunian Isoter sejak beberapa hari turun drastis. Satgas mencatat tinggal 30 persen. Kondisi ini memaksa Satgas untuk mengurangi Isoter di Buleleng