Duh, Kasus Positif Terus Naik, Lokasi Karantina Terpusat di Buleleng Nyaris Penuh

Minggu, 08 Agustus 2021 – 11:25 WIB
Duh, Kasus Positif Terus Naik, Lokasi Karantina Terpusat di Buleleng Nyaris Penuh - JPNN.com Bali
Sekretaris Satgas Covid-19 Buleleng Gede Suyasa mengecek BLK milik Disnakertrans Buleleng yang akan dijadikan lokasi karantina terpusat, namun dibatalkan lantaran dianggap kurang layak. (Eka Prasetya/Radar Bali)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Satgas covid-19 tengah menjajagi lokasi lain yang dianggap layak sebagai lokasi karantina setelah kapasitas lokasi karantina terpusat di Buleleng nyaris penuh.

Kondisi tersebut membuat satgas was-was. Sebab peningkatan kasus harian terus di atas angka 100 kasus baru. Sementara jumlah pasien yang menjalani karantina mandiri juga masih tinggi.

“Kami sedang menjajagi lokasi baru untuk lokasi karantina terpusat karena kasus positif terus naik,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa dikutip dari Radarbali.id.

Lokasi baru yang tengah diincar adalah Balai Latihan Kerja (BLK) milik Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng yang ada di Desa Kalibukbuk.

Satgas sempat memiliki ide menyulap aula BLK menjadi lokasi karantina. Tetapi, setelah dijajagi, lokasi baru itu dianggap tidak layak.

Penyebabnya jumlah kamar mandi sangat sedikit. Selain itu lokasi kamar mandi juga ada di luar ruangan, sehingga menyulitkan proses pengawasan.

Satgas sendiri sebenarnya memiliki empat lokasi karantina terpusat. Yakni di Asrama Mahasiswa Undiksha yang terletak di Desa Jinengdalem,

Asrama Siswa SMKN Bali Mandara, Asrama Siswa SMAN Bali Mandara, serta Rusun Prajurit Kompi Senapan C Batalyon Infanteri Raider 900/SBW.

Satgas covid-19 tengah menjajagi lokasi lain yang dianggap layak sebagai lokasi karantina setelah kapasitas lokasi karantina terpusat di Buleleng nyaris penuh