Travel Bubble Mampu Pulihkan Pariwisata, Cocok untuk KTT G20 di Bali, Begini Skenarionya

Selasa, 25 Januari 2022 – 08:44 WIB
Travel Bubble Mampu Pulihkan Pariwisata, Cocok untuk KTT G20 di Bali, Begini Skenarionya - JPNN.com Bali
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly. Foto: ANTARA/HO-Humas Kemenkumham

"Kita semua sangat ingin kondisi lekas pulih. Kita berharap travel bubble ini bisa mempercepat kebangkitan pariwisata dan perekonomian masyarakat," kata Menkumham melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (24/1). 

Travel bubble adalah sistem koridor perjalanan yang bertujuan untuk membagi peserta ke dalam kelompok (bubble) berbeda dengan memisahkan peserta atau seseorang yang memiliki risiko terpapar Covid-19. 

Baik dari riwayat kontak atau riwayat bepergian ke wilayah yang terjadi transmisi komunitas dengan masyarakat umum disertai pembatasan interaksi hanya kepada orang di dalam satu kelompok (bubble) yang sama dan penerapan prinsip karantina untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19. 

Yasonna berharap kebijakan travel bubble tersebut bisa berjalan baik dan dapat menjadi contoh jika akan diterapkan di daerah lain. 

Selain itu, Yasonna memastikan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Satgas Covid-19, TNI, dan Polri akan melakukan evaluasi secara berkala. (antara/ket/JPNN)

Travel Bubble dianggap mampu memulihkan kondisi pariwisata, cocok untuk acara KTT G20 di Bali, begini skenarionya

Redaktur & Reporter : Efrata

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News