Asik! PLN NTT-Korem 161 Wira Sakti Kelola PLTU Bolok untuk Bedah Rumah TNI

Selasa, 28 Desember 2021 – 10:52 WIB
Asik! PLN NTT-Korem 161 Wira Sakti Kelola PLTU Bolok untuk Bedah Rumah TNI - JPNN.com Bali
General Manager PLN UIW NTT Agustinus Jatmiko (kiri) bersama Komandan Korem 161 Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W.R Jatmiko berpose bersama usai mendatangani kerja sama pengelolaan material PLTU Bolok. Foto: ANTARA/HO

bali.jpnn.com, KUPANG - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menjalin bekerja sama dengan Komando Resor Militer (Korem) 161 Wira Sakti dalam pengelolaan abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok. 

“Melalui kerja sama ini material yang dikenal dengan Fly Ash Bottom Ash (FABA) di PLTU Bolok akan dikelola dan dimanfaatkan untuk program bedah rumah prajurit TNI dan masyarakat," kata General Manager PLN UIW NTT Agustinus Jatmiko dalam keterangan yang diterima di Kupang, Senin.

Ia menjelaskan PLN bersama Korem 161 Wira Sakti juga bersama-sama melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN berupa pembangunan rumah layak bagi prajurit TNI maupun masyarakat di Pulau Timor. 

Pihak Korem 161 Wira Sakti, kata dia akan membantu mengelola material FABA di PLTU Bolok yang akan diproduksi menjadi bahan bangunan berupa bata interlock. 

PLTU Bolok di Kabupaten Kupang, Pulau Timor, sendiri menghasilkan abu sisa pembakaran dalam bentuk FABA mencapai sebanyak 6.240 ton.

"Hasilnya olahan material FABA berupa bata interlock akan disalurkan untuk membangun rumah layak huni bagi para prajurit TNI maupun masyarakat umum di Pulau Timor," katanya. 

Jatmiko mengatakan pemanfaatan material FABA ini sebelumnya telah dilakukan bersama TNI untuk program bedah rumah di Pulau Flores

"Sekarang kami ingin perluas untuk Pulau Timor manfaat program ini lebih luas bagi prajurit TNI maupun masyarakat.

Asik! PLN NTT-Korem 161 Wira Sakti kelola PLTU Bolok untuk bedah rumah TNI untuk tingkatkan kesejahteraan prajurit TNI

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News