Gelombang Tinggi Paksa Kapal Nelayan dari Bali dan Jawa Menumpuk di Pelabuhan Awang NTB

Selasa, 28 Desember 2021 – 02:16 WIB
Gelombang Tinggi Paksa Kapal Nelayan dari Bali dan Jawa Menumpuk di Pelabuhan Awang NTB - JPNN.com Bali
Sejumlah kapal nelayan saat bersandar di PPN Awang Lombok Tengah, NTB. Foto: ANTARA/Akhyar Rosidi

bali.jpnn.com, LOMBOK UTARA - Gelombang tinggi yang terjadi di perairan utara Lombok memaksa puluhan kapal nelayan yang berasal dari Pulau Jawa bersandar di Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Awang, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Tengah, M Kamrin, sebagian besar kapal yang bersandar itu untuk berlindung lantaran gelombang tinggi dan ombak cukup besar di tengah laut.

“Para ABK (anak buah kapal) yang wilayah tangkapannya di Selatan Samudera Hindia memilih bersandar ke pelabuhan Awang yang lebih dekat untuk keselamatan,” kata M Kamri.

M Kamri mengatakan, kapal nelayan yang bersandar berasal dari pelabuhan Benoa dan sebagian memang yang telah memiliki izin bongkar muat di pelabuhan Awang.

"Tidak semuanya melakukan bongkar muat, kecuali yang telah memiliki izin di pelabuhan Awang," ujar M Kamrin.

Dedy salah satu nelayan warga Desa Mertak mengatakan, sebanyak 32 kapal nelayan bersandar di pelabuhan Awang tersebut, karena kena dampak cuaca ekstrem.

Gelombang tinggi cukup membahayakan para nelayan saat melakukan penangkapan ikan.

"Mereka bersandar sampai awal Januari 2022, karena cuaca buruk," papar Dedy. (antara/lia/JPNN)

Gelombang tinggi dan ombak besar memaksa kapal nelayan dari Bali dan Jawa menumpuk di Pelabuhan Awang NTB

Redaktur & Reporter : Ali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News