Bentrok Berakhir Damai, Kasrem Wira Satya: Mohon Tak Diungkit Lagi, Mari Buka Lembaran Baru

Selasa, 24 Agustus 2021 – 19:33 WIB
Bentrok Berakhir Damai, Kasrem Wira Satya: Mohon Tak Diungkit Lagi, Mari Buka Lembaran Baru - JPNN.com Bali
Dandim 1609/Buleleng Letkol Infantri Muhammad Windra Lisrianto dan warga Sidatapa sepakat berdamai di wantilan Pura Bale Agung Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar. (Dian Suryantini/Baliexpress.id)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Bentrok antara aparat TNI dengan warga Sidapata saat pelaksanaan swab antigen massal di pelataran Pura Desa Adat Sidatapa, Senin kemarin (23/8) akhirnya berakhir damai.

Kedua belah pihak sepakat duduk bersama dan menyelesaikan persoalan tersebut secara damai di wantilan Pura Bale Agung, Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Selasa sore (24/8).

Mediasi dua kubu dikoordinir langsung Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto.

Tampak dalam mediasi Kasrem 163/WSA Kolenel Inf Ida Bagus Ketut Surya Widana, Dandim 1609/Buleleng Letkol Infantri Muhammad Windra Lisrianto, tiga anggota TNI, dan lima warga Sidatapa yang menjadi korban pemukulan.

“Kami datang ke sini menginginkan situasi yang lebih enak, lebih baik. Bahwa damai itu jauh lebih indah,” kata Kasrem 163/WSA Kolenel Inf Ida Bagus Ketut Surya Widana dikutip dari Baliexpress.id.

Karena itu, kata Kasrem,. TNI AD menginginkan agar permasalahan yang sempat terjadi, tidak diperpanjang kembali.

Kasrem bahkan meminta kepada masyarakat yang hadir untuk jadi saksi perdamaian ini.

Termasuk meminta semua pihak menjaga kedamaian dan ketenteraman di tengah pandemi covid-19 yang belum berakhir.

Bentrok antara TNI dengan warga Sidatapa dipicu pemukulan kepala belakang Dandim Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto kemarin berakhir damai.