Pangdam Udayana Resmi Jadi Pangkostrad, Karier Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Mengesankan

Usai menjabat selama kurang lebih tiga tahun, dia dipercaya menjabat Perwira Pembantu Madya Operasi Kopassus TNI AD dari 2005-2008.
Setelah itu bertugas sebagai komandan Batalyon 21 Grup 2 Kopassus TNI (2008-2009), dan dia memperoleh promosi jabatan sebagai komandan Sekolah Komando Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus TNI AD pada 2009-2010.
Jenderal kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 27 Februari 1970, ini kemudian mengisi posisi wakil komandan Grup 1 Kopassus TNI AD pada 2010-2013.
Lalu bertugas sebagai komandan Grup 2 Kopassus TNI AD pada 2013-2014.
Maruli Simanjuntak kemudian dipercaya mengisi posisi asisten Operasi Komandan Jenderal Kopassus TNI AD pada 2014.
Pada tahun yang sama sampai 2016, Maruli Simanjuntak bertugas sebagai komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden TNI.
Grup A Pasukan Pengamanan Presiden TNI bertanggung jawab menjaga, mengawal, dan mengamankan presiden dan pasangan resminya (ibu negara atau suami presiden), dan keluarga intinya 24 jam sehari, tujuh hari sepekan.
Di manapun para VIP (di Indonesia jamak dikategorikan sebagai VVIP) itu berada dan dalam keadaan atau kepentingan apapun, menjadi medan operasi mereka.
Pangdam Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak resmi jadi Pangkostrad, karier sang jenderal cukup mengesankan
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News