Ubud Jadi Destinasi Gastronomi Pertama Versi UNWTO, Sandiaga Uno Semringah

Relief tersebut menggambarkan budaya beternak, bertani, dan berburu sebagai bagian dari budaya gastronomi lokal.
Ubud juga memiliki subak, sistem tata kelola irigasi tradisional yang menjadi pilar kebudayaan masyarakat Bali serta filosofi Tri Hita Karana.
Selain pengalaman kuliner yang autentik, tradisional, inovatif, dan berkelanjutan, wisata gastronomi merupakan implementasi dari pariwisata inklusif yang melibatkan berbagai stakeholder dan aktivitas terkait lainnya.
Seperti mengunjungi produsen lokal, berpartisipasi dalam festival makanan, menghadiri kelas memasak, mengunjungi education center, menikmati makanan tradisional, dan sebagainya.
“Ubud merupakan salah satu ikon pariwisata di Gianyar yang diharapkan dapat lebih berkontribusi terhadap ekonomi daerah melalui gastronomi.
Kami dari pemerintah daerah Gianyar akan mendukung dari sisi regulasi,” kata Asisten III Setda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia.
Sebelumnya, UNWTO menyerahkan dokumen strategi pengembangan destinasi gastronomi di Ubud kepada Pemkab Gianyar yang diwakili Asisten III Ketut Pasek Lanang Sidia didampingi Kadis Pariwisata Wayan Gede Sedana Putra.
Department Officer, Tourism Market Intelligence and Competitiveness UNWTO, Patricia Carmona, merekomendasikan pembentukan Gastronomy Tourism Club.
Ubud, Gianyar, Bali menjadi destinasi gastronomi pertama versi UNWTO, Menparekraf Sandiaga Uno semringah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News