Bali Buka, Menteri Sandi Sebut Indonesia Bisa Datangkan 3,6 Juta Turis

Kamis, 10 Maret 2022 – 19:37 WIB
Bali Buka, Menteri Sandi Sebut Indonesia Bisa Datangkan 3,6 Juta Turis - JPNN.com Bali
Menparekraf Sandiaga Uno menyerahkan langsung dana Dana DAK Rp 5,5 miliar kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Pantai Pengambengan, Kecamatan Negara, Rabu (23/2). Foto: Humas Pemkab Jembrana

bali.jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah membuka pintu kedatangan wisatawan melalui Bali, Batam, dan Bintan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno mengatakan Indonesia memiliki peluang mendatangkan 3,6 juta wisatawan mancanegara pada 2022.

"Kami percaya jika kondisi secara umum kondusif, kami melihat potensi kenaikan wisatawan mancanegara dengan kisaran 1,8 juta hingga 3,6 juta kedatangan tahun ini," kata di Jakarta, Kamis (10/3).

Dalam konferensi pers virtual "Deep Dive Into Safe Covid-19 Tourism" tersebut, ia mengatakan kehadiran wisman dapat berdampak positif bagi kelangsungan usaha yang menyediakan 34 juta lapangan kerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sandiaga menilai uji coba pengendalian pandemi terhadap wisatawan yang berlibur di Bali pada Februari 2022 telah berhasil diterapkan dengan baik.

Hal itu dibuktikan dengan angka kasus positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan berkisar kurang dari 0,5 persen dari total 1.500 pengunjung yang dites di pintu masuk kedatangan.

Kemenparekraf juga menyambut antusias kerja sama seluruh kementerian dan lembaga dalam mempersiapkan kedatangan wisman dalam sejumlah ajang pertemuan internasional di Bali.

"Kami sangat menyambut baik semua kerja sama kementerian dan lembaga mempersiapkan penanganan wisatawan asing yang akan perpartisipasi dalam Forum G20 dan Penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 di Bali pada Mei 2022," katanya.

Border Bali buka, Menteri Sandi sebut Indonesia bisa datangkan 3,6 juta turis

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News