Bali Menjadi Surga Penyu, 40 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Sanur

Jumat, 21 Januari 2022 – 19:43 WIB
Bali Menjadi Surga Penyu, 40 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Sanur - JPNN.com Bali
Pelepasliaran tukik di Pantai Sanur, Bali, Kamis (20/1/2022). Foto: ANTARA/Ayu Khania Pranisitha

bali.jpnn.com, DENPASAR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bersama Dharma Wanita Persatuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melepasliarkan puluhan ekor tukik jenis sisik dan lekang di Pantai Sanur.

Pelepasan penyu ini dilakukan aspek konservasi, guna menambah ketersediaan penyu.

"Karena kita ingin Pulau Bali ini kembali seperti 20-30 tahun yang lalu menjadi surganya untuk penyu bertelur. Sekarang ini kan mulai banyak aktivitas yang memanfaatkan garis pantai sehingga penyu sekarang juga mulai enggan untuk bertelur," kata Kepala BKSDA Bali R. Agus Budi Santosa dalam siaran persnya di Denpasar, Kamis (20/1).

Hal tersebut kerap menjadi masalah karena lokasi penyu di pantai disertai lampu.

"Padahal kalau penyunya tidak gelap kan tidak mau datang bertelur. Selain itu, suara nyaring, bising, juga penyu tidak mau," katanya.

Dia mengatakan beberapa tempat di bibir pantai itu kemudian diberi bangunan untuk pemecahan ombak.

"Kalau sudah dikasih bangunan pemecah ombak kan penyu tidak bisa bertelur karena pasirnya sudah tidak ada lagi," katanya saat melepasliarkan penyu di Sanur.

Ada 40 tukik yang dilepaskan, terdiri dari dua jenis yaitu pertama jenis Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) sebanyak 29 ekor masing masing berumur dua hari 10 ekor, berumur tiga bulan sembilan ekor dan berumur lima bulan 10 ekor. 

Ingin Bali kembali menjadi surga untuk Penyu, BKSDA melepasliarkan 40 Tukik di Pantai Sanur

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News