Menteri Fadli Zon Resmikan Museum Sarkofagus, Rekam Jejak Bali & Nusantara di Masa Silam

Menteri Fadli Zon juga menyoroti pentingnya mengembangkan museum-museum di Indonesia sebagai pusat edukasi, literasi, rekreasi, hingga seni dan ruang publik.
Saat ini, Indonesia memiliki setidaknya 469 museum, termasuk yang dikelola oleh pemerintah pusat, daerah, swasta, dan perorangan.
Angka ini, menurutnya masih terbilang kecil dibandingkan kekayaan dan keanekaragaman budaya Nusantara.
Ia mendorong konsep museum yang lebih fleksibel, termasuk model ‘open-air museum,’ di mana warisan budaya tak dibatasi oleh dinding bangunan.
“Model seperti ini bisa menjadi bagian dari lingkungan yang lebih luas, tergantung pada konteks dan kebutuhan pelestariannya,” ujar Menteri Fadli Zon.
Menteri Kebudayaan juga mengapresiasi kerja tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV, dengan dukungan dari berbagai pihak.
“Saya harap aktivasi Museum Sarkofagus ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan minat yang lebih besar terhadap warisan leluhur kita.
Semoga semakin banyak temuan yang dapat dikaji, dan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mendalami sejarah peradaban kita,” tutur Fadli Zon.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon akhirnya meresmikan Museum Sarkofagus di Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (27/2) yang menyimpan banyak jejak peninggalan prasejarah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News