Ribuan Insinyur Bahas Ekonomi Biru dan Energi Hijau di Bali, Ada Misi Penting

Menurutnya, dalam CAFEO 41 di Bali ditargetkan akan ada peningkatan engineering mobility skala Asia Tenggara.
Dalam hal ini adalah penyematan gelar ASEAN Eng.
Gelar tersebut dikeluarkan oleh AFEO agar para insinyur kawasan bisa bekerja di berbagai proyek di Asia Tenggara.
"Bagaimana orang Indonesia yang punya ASEAN Eng itu bisa bekerja di negara ASEAN, demikian juga sebaliknya," kata Danis Hidayat Sumadilaga di Auditorium Universitas Udayana, Jimbaran, Senin (20/11).
Ketua Panitia Pelaksana CAFEO ke-41, Dandung Sri Harninto menambahkan akan ada pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi (knowledge exchange) berkaitan dengan berbagai bidang sesama insinyur dari kawasan ASEAN.
Semisal, insinyur asal Indonesia akan membagikan ilmu seputar isu lingkungan atau proyek terkait energi terbarukan kepada delegasi dari Malaysia, Singapura dan lainnya.
Begitu pun sebaliknya, negara ASEAN lainnya juga dapat mendiskusikan dan berbagi isu-isu engineering kepada insinyur dari negara lain.
"Kita berdiskusi, bisa saling belajar.
Ribuan insinyur (engineering) dari kawasan ASEAN membahas ekonomi biru dan energi hijau dalam ajang COFEO ke-41 di Bali, ada misi penting
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News