Pustu Desa Sakti Nusa Penida Rusak Parah, DPRD Klungkung Merespons Tegas: Pindah!

Wakil Ketua Komisi III DPRD Klungkung Wayan Buda Parwata mengatakan areal Pustu Desa Sakti ternyata berdiri di atas tanah milik pribadi, bukan Negara.
“Tanahnya milik keluarga almarhum Ketut Mataram.
Ahli warisnya kini adalah Wayan Geria Astika,” kata Wayan Buda Parwata.
Menurut Ketua Partai Hanura Klungkung ini, meski kondisi gedung sudah rusak parah, pemilik tanah tidak mengizinkan pemerintah melakukan perbaikan.
“Warga sekitar melaporkan areal itu hendak dikelola oleh ahli waris pemilik lahan,” ucap mantan jurnalis harian lokal di Bali ini.
Oleh karena itu, Wayan Buda Parwata mendesak Dinas Kesehatan Klungkung secepatnya mencarikan jalan keluar.
Salah satu yang paling memungkinkan adalah memindahkan Pustu Desa Sakti ke tempat yang lebih layak sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu.
"Masalah aset di Klungkung memang sangat parah dan memalukan.
Pustu Desa Sakti Nusa Penida rusak parah sejak tiga tahun terakhir, DPRD Klungkung langsung merespons tegas: pindah!
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News