Bank Indonesia Sebut 11 Lapangan Usaha di Bali Triwulan III 2021 Tumbuh Negatif

Senin, 15 November 2021 – 17:11 WIB
Bank Indonesia Sebut 11 Lapangan Usaha di Bali Triwulan III 2021 Tumbuh Negatif - JPNN.com Bali
Kepala KPwBI Provinsi Bali Trisno Nugroho. Foto: ANTARA

bali.jpnn.com, DENPASAR - Kabar kurang menggembirakan dilansir Bank Indonesia Perwakilan Bali.

Dalam rilis terbarunya, 17 lapangan usaha di Bali, 11 di antaranya mengalami pertumbuhan negatif pada triwulan III-2021.

Pertumbuhan terendah terjadi pada lapangan usaha transportasi (-16,03 persen), akomodasi makan dan minum (-8,47 persen ) dan jasa perusahaan (-7,53 persen).

Pertumbuhan negatif juga terjadi pada lapangan usaha pertanian (-0,18 persen), perdagangan (-1,00 persen), dan industri pengolahan (-7,27 persen).

"Sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya, ekonomi Bali pada triwulan III-2021 memang mengalami kontraksi.

Kontraksinya sebesar 2,91 persen (yoy)," kata Kepala KPwBI Provinsi Bali Trisno Nugroho di Denpasar, Senin (15/11).

Kontraksi sebesar 2,91 persen merupakan kinerja terendah dibandingkan provinsi lain di Indonesia.

Menurut Trisno, kondisi ini disebabkan oleh karakteristik Provinsi Bali yang didominasi oleh sektor pariwisata.

Bank Indonesia melaporkan 11 lapangan usaha dari 17 lapangan usaha di Bali Triwulan III 2021 tumbuh negatif