Korban Gempa Karangasem Dimakamkan, BPBD Bangli Ungkap Nasib Tenda Pengungsian

bali.jpnn.com, BANGLI - Dua korban jiwa dalam peristiwa gempa berkekuatan 4,8 skala richter (SR) di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Bangli, akhirnya dimakamkan.
Jenazah Lionel, 8, dimakamkan sesuai kepercayaan Agama Islam di Denpasar.
Sementara jenazah Kadek Wahyuni, 24, dikubur dengan cara Agama Hindu.
"Dua orang warga yang meninggal karena gempa Karangasem sudah selesai dikubur Senin kemarin,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, Ketut Agus Sutapa, Selasa (19/10/21).
Sementara korban luka sampai saat ini masih mendapat perawatan di RS Bangli.
Agus Sutapa mengatakan, setelah sempat dibuka, akses jalan satu-satunya yang menghubungkan Desa Trunyan ke wilayah Kintamani, kembali tertimbun longsor.
Petugas BPBD Bangli terpaksa menutup sementara akses jalan darat itu, dengan alasan keamanan.
Kini, akses menuju Desa Trunyan hanya bisa dilalui melalui penyeberangan Danau Batur dengan perahu boat.
Korban gempa Karangasem akhirnya dimakamkan sesuai kepercayaan agamanya masing-masing.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News