AMP Turun ke Jalan Suarakan Papua, Abaikan Prokes, Ini yang Akhirnya Terjadi

Kamis, 30 September 2021 – 15:19 WIB
AMP Turun ke Jalan Suarakan Papua, Abaikan Prokes, Ini yang Akhirnya Terjadi - JPNN.com Bali
Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Papua menuntut dihentikannya operasi militer di tanah Papua. (Sentot Prayogi/JPNN.com)

Seperti yang sudah-sudah, aksi unjuk rasa AMP secara terang-terangan menyuarakan pro kemerdekaan untuk Papua.

Ini terlihat jelas dari berbagai spanduk dan banner yang dibentangkan massa aksi.

Di antaranya bertuliskan 'Papua Merdeka', 'TPNPB OPM Bukan Teroris', dan sebagainya.

Dalam orasinya, baik Yesaya Gobai maupun Natalius Bukega juga berulangkali menyuarakan kemerdekaan untuk Papua.

"Hentikan operasi militer di Papua," teriak Yesaya.

Dalam aksi tersebut, AMP juga kembali menuding praktik kolonialisme melalui pendekatan militerisme demi kepentingan ekonomi oleh pemerintah Republik Indonesia atas tanah Papua.

"Sehingga melahirkan berbagai pelanggaran HAM, teror, intimidasi, pembungkaman ruang demokrasi yang diikuti tindakan rasisme,

serta kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada orang asli Papua," tuding AMP melalui pernyataan tertulisnya.

Aliansi Mahasiswa Papua di Bali kembali turun ke jalan menyuarakan masalah Papua. Sayang dalam aksinya mengabaikan prokes