Dari Insiden Salah Kubur Jenazah Covid-19 di Gianyar; Keluarga Ikhlas, Dikubur Berdampingan

Sabtu, 14 Agustus 2021 – 18:41 WIB
Dari Insiden Salah Kubur Jenazah Covid-19 di Gianyar; Keluarga Ikhlas, Dikubur Berdampingan - JPNN.com Bali
Jenazah covid-19 dua warga yang sempat tertukar dikubur berdampingan di setra setempat. (Istimewa)

bali.jpnn.com, GIANYAR - Insiden dua jenazah Covid-19 tertukar asal Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, akhirnya menemukan solusi.

Dua jenazah covid-19 itu dikuburkan di satu setra pada hari yang sama secara berdampingan.

Keputusan tersebut diambil setelah keluarga dua jenazah menerima dengan ikhlas, dan tidak mempermasalahkan insiden yang terjadi.

Tuntasnya masalah tersebut setelah Perbekel Kemenuh yang juga Ketua Sabha Desa, Dewa Nyoman Neka, meluncur ke ruang jenazah RS Sanglah Denpasar.

Di ruang jenazah, perbekel kaget ternyata jenazah salah ambil. Kepastian dari RS Sanglah diketahui pukul 23.00 Wita.

Setelah mendapat kepastian dari RS Sanglah, pihak desa berembuk dengan prajuru adat, termasuk bersama petugas terkait.

“Malam itu selesaikan. Kami paksa warga yang akan mengaben di Bebalang ini supaya dikubur. Karena kalau jenazah digali, berdasar adat dan awig, nggak boleh menggali kuburan.

Kalau tidak ada dewasa ayu (hari baik, red) ngaben. Kalau kuburan digali, desa adat tidak memperbolehkan,” ujar Perbekel Dewa Neka.

Insiden dua jenazah Covid-19 tertukar asal Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, menemukan solusi. Kedua jenazah akhirnya dikubur berdampingan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News