Begini Kronologis Bentrok AMP Tuntut Papua Merdeka versus Ormas di Bali, Korban Berjatuhan

Rabu, 01 Desember 2021 – 13:58 WIB
Begini Kronologis Bentrok AMP Tuntut Papua Merdeka versus Ormas di Bali, Korban Berjatuhan - JPNN.com Bali
Aliansi Mahasiswa Papua Komite Bali bersenjatakan kayu dan batu saat melempari polisi, pecalang dan ormas saat bentrok di Renon, Denpasar, Rabu (1/12). (Sentot Prayogi/JPNN.com)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Aksi demonstrasi yang seharusnya berlangsung damai oleh massa Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Rabu (1/12) Bali berujung ricuh hingga bentrok fisik.

Pantauan JPNN.com di lokasi, massa AMP Bali sudah berkumpul di sekitar Lapangan Bajra Sandhi Renon sekitar pukul 07.00 Wita, yang sebelumnya aksi dijadwalkan baru akan digelar pukul 10.00 Wita.

Seperti yang dijanjikan, Patriot Garuda Nusantara (PGN) Bali dan Kesatria Keris Bali menurunkan puluhan massanya untuk mengadang massa AMP Bali.

Rencananya, AMP Bali dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRIWP) akan menggelar orasi di depan Kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS), Bundaran Hang Tuah, Denpasar.

Sekitar pukul 08.00 Wita, massa AMP Bali dan FRIWP mulai bergerak menuju Konjen AS, tetapi diadang massa PGN Bali dan Keris Bali.

Tiga kelompok massa yang berhadapan sempat beradu mulut hingga aksi saling dorong yang memicu terjadinya bentrokan fisik antara tiga kelompok massa.

"Sesuai pengajuan izinnya, AMP menggelar aksi jam 10.00 Wita, tetapi dari jam 06.00 mereka sudah kumpul dan bergerak, sehingga kami mengadang mereka," ucap Pariyadi, Koordinator PGN Bali.

Massa AMP Bali diadang pertama kali di depan areal SPBU sebelum mal Plaza Renon, Denpasar saat massa AMP mulai berorasi.

Aksi Aliansi Mahasiswa Papua Komite mengelar demonstrasi menuntut kemerdekaan berakhir bentrok setelah mendapat perlawanan dari ormas di Bali
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News