Cuaca Buruk di NTT: Semua Penyeberangan Tutup Sementara, Kecuali Bolok - Hansisi

Sabtu, 29 Januari 2022 – 10:11 WIB
Cuaca Buruk di NTT: Semua Penyeberangan Tutup Sementara, Kecuali Bolok - Hansisi - JPNN.com Bali
Ilustrasi - Enam unit kapal Ferry berlabuh di pelabuhan Bolok, Kupang, NTT Senin (13/1/2020). PT. ASDP Indonesia Ferry menutup semua rute penyeberangan di seluruh wilayah NTT menyusul adanya peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang diperkirakan sampai dengan dengan 15 Januari 2020. Foto: ANTARA Foto/Kornelis Kaha

bali.jpnn.com, KUPANG - Akibat dari cuaca buruk yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) belakangan ini, penyeberangan untuk sementara waktu harus ditutup.

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang masih menutup sementara layanan pelayaran kapal feri di wilayah Nusa Tenggara Timur akibat cuaca ekstrem di perairan laut tersebut. 

"Penutupan lintasan penyeberangan feri sejak 18 Januari 2022 dan masih berlangsung hingga saat ini karena cuaca ekstrem," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Ardhi Ekapaty dalam keterangan di Kupang, Jumat (28/1). 

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan layanan penyeberangan feri di NTT di tengah ancaman cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang. 

Ia menyebutkan layanan pelayaran feri yang ditutup yaitu Bolok, Kabupaten Kupang-Rote, Bolok-Lembata, Bolok-Larantuka, Bolok-Aimere-Waingapu, Bolok-Sabu Raiuja, Bolok-Ende, dan Bolok-Kalabahi.

Hanya ada satu lintasan jarak dekat yang dibuka yaitu Bolok-Hansisi, Pulau Semau, katanya. 

Ardhi mengatakan belum dapat dipastikan kapan layanan penyeberangan feri karena akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di perairan laut. 

Ketika kondisi cuaca pada lintasan tertentu kondusif, kata dia maka layanan penyeberangan dapat dibuka seperti lintasan Bolok-Rote yang dibuka pada 25 Januari. 

masih dalam cuaca buruk di NTT: semua penyeberangan ditutup sementara, kecuali Bolok - Hansisi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News