Melanggar Bendera Merah Pantai Double Six, Nasib Pelajar 16 Tahun Mengenaskan

Selasa, 07 Juni 2022 – 17:14 WIB
Melanggar Bendera Merah Pantai Double Six, Nasib Pelajar 16 Tahun Mengenaskan - JPNN.com Bali
Tim Rescue Basarnas terjun ke Pantai Double Six, Seminyak, mencari pelajar Muhammad Aidil Mubarok yang hilang terseret arus. (Humas Basarnas Bali)

bali.jpnn.com, KUTA - Pantai di pesisir Bali lagi-lagi menelan korban jiwa.

Setelah sebelumnya seorang pelajar hilang dan ditemukan tewas terseret arus Pantai Kuta, kejadian serupa terjadi di Pantai Double Six, Seminyak, Badung.

Peristiwa mengenaskan itu menimpa Muhammad Aidil Mubarok (16), seorang pelajar yang tinggal di Jalan Pulau Galang, Denpasar Selatan.

Aidil Mubarok dikabarkan hilang terseret arus Pantai Double Six saat berenang, Selasa (7/6) pagi sekitar pukul 08.30 WITA.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang mendapat laporan pukul 10.40 WITA langsung menerjunkan personel melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Bali Gede Darmada mengatakan Aidil Mubarok dan teman-temannya nekat berenang ke laut meski area Pantai Double Six dalam status berbendera merah atau dilarang berenang.

"Petugas sempat mengingatkan mereka, tetapi setelah kembali ke pos yang jaraknya jauh, didapatkan informasi ada pengunjung terseret arus," tutur Gede Darmada.

Enam personel Basarnas Bali bersama Balawista Kuta dan Polair Kuta terus melakukan upaya pencarian hingga sore hari.

Nekat melanggar bendera merah Pantai Double Six yang dipasang Balawisata, nasib pelajar 16 tahun Muhammad Aidil Mubarok mengenaskan
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News