Nenek Renta Asal Pupuan Tabanan Tewas di Dasar Jurang, Kisahnya Menguras Air Mata

Sabtu, 27 November 2021 – 13:41 WIB
Nenek Renta Asal Pupuan Tabanan Tewas di Dasar Jurang, Kisahnya Menguras Air Mata - JPNN.com Bali
Tim SAR mengevakuasi korban Ni Nengah Tambir, warga Pupuan, Tabanan, yang jatuh ke dalam jurang setelah dilaporkan hilang tiga hari terakhir. (Istimewa)

bali.jpnn.com, TABANAN - Kabar duka datang dari Banjar Seleksek, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali.

Seorang nenek lanjut usia, Ni Nyoman Tambir (66) ditemukan tak bernyawa di dasar jurang yang tak jauh dari areal persawahan di sekitar rumahnya, Sabtu (27/11).

Korban Nyoman Tambir sendiri diketahui sudah menghilang sejak tiga hari lalu, tepatnya pada Hari Kamis (25/11) pagi lalu.

Saat itu, korban berpamitan ke suaminya untuk pergi ke sawah seperti biasanya.

Namun sejak hari itu, korban tak kunjung kembali hingga pihak keluarga sempat mencari ke sana kemari.

Baru Sabtu pagi pukul 8.30 Wita, salah seorang warga setempat secara tak sengaja menemukan korban sudah tak bernyawa di dasar jurang, tak jauh dari sawah yang biasa dia garap.

Warga setempat langsung menghubungi Tim Pertolongan dan Pencarian (SAR) untuk mengevakuasi korban dari dasar jurang.

Pukul 09.15 Wita, Tim Basarnas Bali berhasil mengevakuasi korban, dan langsung dibawa serta dimakamkan di areal pekuburan Desa Bantiran.

Kabar duka, pamit ke sawah, nenek renta Ni Nyoman Tambir, asal Pupuan, Tabanan, ditemukan tewas di dasar jurang