Mayat Menggantung di Jembatan Bangkung Anggota Yonif Raider 900/SBW, Ini Rekam Jejaknya

Minggu, 05 Desember 2021 – 08:24 WIB
Mayat Menggantung di Jembatan Bangkung Anggota Yonif Raider 900/SBW, Ini Rekam Jejaknya - JPNN.com Bali
Tim Rescue saat mengevakuasi korban yang gantung diri di Jembatan Tukad Bangkung, Petang, Badung, kemarin. (Istimewa)

bali.jpnn.com, BADUNG - Sesosok mayat yang ditemukan menggantung di Jembatan Tukad Bangkung di  Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Bali, Sabtu kemarin (4/12), akhirnya terkuak identitasnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Trika Daryana, 22, asal Banjar Selanbawak Kelod, Desa Selanbawak, Marga, Tabanan.

Identitas korban cepat terkuak setelah di lokasi kejadian ditemukan jaket TNI dan topi.

Berdasar hasil penelusuran, I Nyoman Trika Daryana baru selesai menjalani pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) dengan pangkat prajurit dua (Prada), pangkat terendah dalam struktur kepangkatan di TNI.

Korban diketahui menjalani pendidikan tamtama di Singaraja, Buleleng di Diktama Gelombang II Ta 2020 dengan nomor T.473.

Selesai menjalani pendidikan, korban ditempatkan di Kesatuan Batalyon Infanteri Raider 900/SBW yang berkedudukan di Singaraja, Buleleng, Bali.

Kapolsek Petang AKP Nyoman Budiasa mengatakan, masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi terkait kasus bunuh diri yang menghebohkan warga Bali ini.

"Kami masih penyelidikan.

Identitas mayat menggantung di Jembatan Tukad Bangkung ternyata anggota Yonif Raider 900/SBW yang baru selesai menjalani pendidikan Tamtama