Takut Pembeli Kabur, Putri Koster Minta Perajin Tenun Jangan Jual Produk Terlalu Mahal

Sabtu, 15 Januari 2022 – 01:55 WIB
Takut Pembeli Kabur, Putri Koster Minta Perajin Tenun Jangan Jual Produk Terlalu Mahal - JPNN.com Bali
Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini Koster saat melihat salah satu produk di Pertenunan Artha Dharma, sekaligus berbincang dengan sang pemilik I Ketut Rajin di Singaraja, Buleleng, Kamis (13/1). Foto: ANTARA/HO-Pemprov Bali/2022.

bali.jpnn.com, DENPASAR - Para perajin tenun diharapkan memiliki pemahaman yang baik dalam menetapkan harga barang jualannya.

Seperti yang diutarakan Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Putri Suastini Koster, yang meminta para perajin tenun untuk menjual produk berkualitas dengan harga yang pantas.

"Coba kalkulasi berapa biaya produksi, lalu tetapkan harga jual dengan persentase keuntungan agar harga jual tak terlalu mencekik konsumen. Misalnya patok keuntungan 30 persen dari biaya produksi," kata Putri Koster di Denpasar, Jumat (14/1).

Istri Gubernur Bali I Wayan Koster itu mengajak para perajin tidak mencari keuntungan terlalu banyak dan tidak menetapkan harga yang terlalu mahal. 

"Dengan demikian, konsumen tidak merasa kaget dan cenderung takut untuk membeli produk tenun ketika melihat label harga," ucapnya. 

Ia berharap perajin tidak mencari untung hingga 100 bahkan sampai 300 persen dan hendaknya memberikan harga yang pantas

Putri Koster memandang perlu melakukan edukasi terkait penetapan harga jual, mengingat saat ini konsumen sudah melek dan tak bisa lagi dibodohi.

Seluruh perajin diharapkan memahami hal itu agar usaha mereka bisa berkembang. 

Takut pembeli akan kabur, Putri Koster meminta para perajin tenun untuk jangan menjual produk terlalu mahal