Viral Kelangkaan LPG 3 Kg di Bali, Temuan Polisi Paksa Pengunggah Video Minta Maaf

Berdasar keterangan kedua pemilik gudang, dahulu memang pernah melakukan kegiatan pengoplosan LPG 3 Kg bersubsidi ke non subsidi.
Namun, sejak dilakukan penindakan oleh Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Bali pada 2022 lalu, sampai saat ini gudang tersebut sudah tidak pernah beroperasi.
“Pembuat konten atas nama Wayan Setiawan menyampaikan alasannya membuat video tersebut karena kesal sulit mendapatkan LPG 3 Kg subsidi,” katanya.
Setelah tudingannya tak terbukti, Wayan Setiawan pun meminta maaf telah menyudutkan Polri dan telah menghapus unggahannya di akun tiktok.
Kombes Jansen Panjaitan menegaskan Polda Bali dan jajaran akan terus melakukan pengawasan dan penyelidikan terkait kelangkaan LPG 3 Kg subsidi di masyarakat.
“Jangan sampai ada oknum-oknum yang mencari keuntungan dengan menyalahgunakan LPG bersubsidi. Apabila ditemukan dan terbukti Polda Bali pasti akan menindak dengan tegas,” ucapnya.
Manager operasional SPBE Elpiji Badung Komang Yudiastika menyampaikan kelangkaan LPG 3 Kg bersubsidi kemungkinan disebabkan libur panjang pada April dan Mei 2024 lalu.
Saat itu SPBE mengalami kendala pengiriman stok kuota LPG 3 Kg ke pangkalan.
Viral kelangkaan LPG 3 Kg gegara pengoplosan di Badung, temuan polisi Bali paksa pengunggah video minta maaf terbuka
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News