Kemenkes Kirim 30 Ribu Dosis VAR, Kasus Gigitan Anjing di Bali Catat Angka Fantastis

Kadinkes Bali berharap kasus meninggal dunia akibat gigitan hewan penular rabies dapat ditekan dengan ketersediaan stok VAR ini.
“Harapannya begitu ada warga yang kena gigit atau ada luka dijilati anjing, khususnya lagi kalau anjing liar segera dalam 10 menit cuci pakai air dan sabun, langsung ke fasilitas kesehatan nanti di sana ada petugas,” ujarnya.
Berdasarkan prosedur, apabila gigitan didapat dari anjing liar maka dipastikan masyarakat bisa langsung mendapat suntikan VAR.
Namun, jika anjing peliharaan maka terlebih dahulu hewan tersebut dikandangkan dan akan dievaluasi pihak kesehatan.
Kemungkinan maksimal dievaluasi satu minggu.
Untuk melihat anjingnya biasanya kalau rabies tiga atau empat hari sudah mati.
“Kalau mati langsung VAR orang bersangkutan, kalau sampai dua minggu sehat tidak masalah tetap di VAR awal,” ucapnya.
Kadinkes mengatakan
Kementerian Kesehatan mengirim 30 ribu dosis vaksin antirabies ke Bali, ini dampak meningkatnya kasus gigitan anjing di Bali yang mencatatkan angka fantastis
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News