Aparat Desa di Kota Denpasar Turun Tangan Tertibkan Pengamen dan Pengemis

Minggu, 07 November 2021 – 19:27 WIB
Aparat Desa di Kota Denpasar Turun Tangan Tertibkan Pengamen dan Pengemis - JPNN.com Bali
Aparat Desa Pemecutan Kelod, Denpasar, mengamankan tiga pengamen yang beraksi di Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol, Minggu (7/11). (Istimewa)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Sejumlah pengemis dan pengamen yang belakangan banyak berkeliaran di jalan protokol Kota Denpasar mulai ditertibkan.

Tak hanya Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, penertiban juga dilakukan sejumlah aparat desa/kelurahan di wilayah Kota Denpasar.

Seperti yang dilakukan aparat Desa Pemecutan Kelod, Denpasar, yang menertibkan sejumlah pengemis dan pengamen di simpang Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol, Minggu (7/11).

Tiga orang pengamen yang sedang mengamen di simpang jalan padat arus lalu lintas itu diamankan aparat desa setempat.

"Sebelum melakukan penertiban, kami mengumpulkan bukti terlebih dahulu, lalu mengaturnya berkoordinasi dengan kepala dusun dan linmas di wilayah masing-masing," kata Perbekel Pemecutan Kelod, Wayan Tantra.

Menurut Wayan Tantra, aktivitas para pengamen tersebut perlu untuk ditertibkan lantaran mengganggu kenyaman berlalulintas dan juga membahayakan keamanan mereka sendiri.

Saat melakukan penertiban, lanjut Wayan Tantra, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara aparat desa dan para pengamen.

"Namun, dengan menurunkan tim yang dibantu linmas dan kepala dusun, tiga pengamen dapat kami tertibkan" kata Tantra.

Aparat Desa di Kota Denpasar ikut turun tangan menertibkan pengamen dan pengemis yang beraksi di jalanan Kota Denpasar