Semen Padang Pamit dari Super League, Manajemen Minta Maaf ke Suporter
bali.jpnn.com, PADANG - Mimpi Semen Padang untuk bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia akhirnya kandas.
Kekalahan tipis 0-1 Semen Padang dari Dewa United pada laga pekan ke-31 Super League 2025-2026 di Banten International Stadium (BIS), Minggu (3/5) malam, menjadi lonceng kematian bagi perjuangan skuad Kabau Sirah.
Semen Padang harus rela menyusul PSBS Biak turun kasta ke Liga 2 musim depan.
Satu tim lagi bakal menemani Semen Padang dan PSBS Biak turun kasta, antara Persis Solo, Persijap Jepara atau Madura United.
Dari tiga tim ini, peluang Persis Solo dan Persijap Jepara turun kasta lebih besar dibandingkan Madura United yang pada laga pekan ke-31 mengalahkan tim kuat, Bali United di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5).
Melalui pernyataan resmi di akun Instagram klub, manajemen Semen Padang menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh suporter dan masyarakat Sumatra Barat.
“Manajemen Semen Padang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh suporter, pecinta sepak bola, serta masyarakat Sumatra Barat atas hasil yang tidak sesuai harapan pada musim ini, yang berujung pada degradasi tim ke Liga 2,” tulis manajemen Semen Padang.
Kegagalan bertahan di kasta tertinggi diakui sebagai hasil yang mengecewakan.
Manajemen Semen Padang menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh suporter dan masyarakat Sumatra Barat setelah degradasi ke Liga 2
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
