Kejati NTB Tetapkan Wabup Lombok Utara Tersangka Korupsi RSUD KLU

Kamis, 23 September 2021 – 10:22 WIB
Kejati NTB Tetapkan Wabup Lombok Utara Tersangka Korupsi RSUD KLU - JPNN.com Bali
Kasipenkum dan Humas Kejati NTB Dedi Irawan. Foto: Antara

bali.jpnn.com, MATARAM - Kasus korupsi pembangunan ruang operasi dan ICU RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) memasuki babak baru.

Setelah melakukan ekspore perkara, Selasa lalu (21/9), tim penyidik Pidsus Kejati Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya menetapkan sederet tersangka dugaan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara.

Yang mengejutkan, Wakil Bupati KLU Dany Karter Febrianto masuk daftar tersangka dengan kapasitasnya sebagai Staf Ahli CV Indo Mulya Consultant.

“Penandatangan surat perintah penetapan tersangka dilakukan Rabu (22/9) kemarin,” ujar Kasipenkum dan Humas Kejati NTB, Dedi Irawan, dilansir dari Radarlombok.co.id.

Sederet tersangka perkara dugaan korupsi pembangunan penambahan ruang operasi dan ICU RSUD KLU yakni:

SH, selaku Direktur RSUD KLU (Sudah mundur)

EB, selaku PPK pada Dikes KLU.

DT, selaku Kuasa Direktur PT. Apromegatama. (Penyedia)

Penyidik Pidsus Kejati NTB menetapkan sederet tersangka pembangunan ruang operasi dan ICU RSUD KLU. Yang mengejutkan, nama Wabup KLU masuk daftar tersangka