Mutiara NTB Sasar Pasar Australia Hingga Hong Kong, Tembus Rp 82,35 Miliar di 2021

Senin, 24 Januari 2022 – 06:42 WIB
Mutiara NTB Sasar Pasar Australia Hingga Hong Kong, Tembus Rp 82,35 Miliar di 2021 - JPNN.com Bali
Petugas Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Mataram, Nusa Tenggara Barat memeriksa mutiara laut yang akan diekspor.Foto: ANTARA/HO-BKIPM

bali.jpnn.com, MATARAM - Pandemi Covid-19 menjadi berkah bagi petani mutiara laut Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selama pandemi, Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Mataram mencatat terjadinya kenaikan nilai ekspor mutiara laut NTB.

Kondisi ini terjadi bukan saja lantaran membaiknya kondisi perekonomian global, tetapi juga bertambahnya negara tujuan ekspor.

BKIPM Mataram mencatat nilai ekspor mutiara laut dari Nusa Tenggara Barat ke berbagai negara mencapai Rp 82,35 miliar pada 2021, naik dibanding tahun hanya sebesar Rp 8,79 miliar.

"Bahkan, pada awal 2022 sudah mulai ramai pengiriman ke luar negeri," kata Kepala BKIPM Mataram Obing H.A.

Tujuan ekspor mutiara laut NTB pada 2021, yakni Australia senilai Rp 78,63 miliar, China senilai Rp 745,23 juta, Hong Kong senilai Rp 2,66 miliar, India senilai Rp 279 juta, Taiwan Rp 2 juta, dan Amerika Serikat senilai Rp 76,40 juta.

Pada 2020 ekspor mutiara laut NTB hanya ke empat negara, yakni Australia senilai Rp 5,49 miliar, Hong Kong senilai Rp 2,93 miliar, India senilai Rp 366 juta, dan Uni Emirat Arab senilai Rp 8,51 juta.

"Mutiara laut NTB memang punya kualitas tersendiri, mudah-mudahan nilai ekspornya pada tahun ini bisa lebih tinggi lagi dari tahun sebelumnya," ujar Obing H.A.

Mutiara laut selatan dari NTB kini menyasar pasar Australia hingga Hong Kong dengan penjualan tembus Rp 82,35 Miliar di tahun 2021

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News