Produk Khas Bima Mulai Dipetakan, Gali Potensi Indikasi Geografis dan KI

Jumat, 21 Agustus 2026 – 13:38 WIB
Produk Khas Bima Mulai Dipetakan, Gali Potensi Indikasi Geografis dan KI - JPNN.com Bali
Kanwil Kemenkum NTB melaksanakan koordinasi potensi Kekayaan Intelektual (KI) di Kabupaten Bima, Kamis (20/8). Foto: Kemenkum NTB

bali.jpnn.com, BIMA - Kanwil Kemenkum NTB melaksanakan koordinasi potensi Kekayaan Intelektual (KI) di Kabupaten Bima, Kamis (20/8).

Kegiatan yang berlangsung di Dinas Pertanian dan Perkebunan Bima tersebut dilaksanakan untuk mengidentifikasi, menggali, serta memetakan berbagai potensi KI yang dapat memperoleh pelindungan, khususnya melalui Indikasi Geografis (IG) dan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Koordinasi tersebut dihadiri Kadiv Pelayanan Hukum Anna Ernita, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Bima Azhar.

Hadir juga perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bima, serta Tim Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum NTB.

Sejumlah potensi komoditas perkebunan turut diidentifikasi, di antaranya kelapa di Kecamatan Parado, khususnya Desa Parado Kanca, yang berdasarkan informasi masyarakat memiliki cita rasa lebih manis.

Potensi tersebut masih memerlukan penelitian dan pembuktian lebih lanjut untuk mengetahui karakteristik khas serta keterkaitannya dengan faktor geografis.

Selain kelapa Parado, potensi lainnya yang dibahas yakni kemiri dan kopi robusta di Kecamatan Wawo dengan areal perkebunan sekitar 500 hektare.

Dari sektor perikanan dan kelautan, turut diidentifikasi potensi Bandeng Bima yang berdasarkan informasi memiliki karakteristik rasa yang berbeda, serta Garam Bima yang dapat dikaji lebih lanjut sebagai potensi Indikasi Geografis.

Kanwil Kemenkum NTB melaksanakan koordinasi potensi Kekayaan Intelektual (KI) di Kabupaten Bima, Kamis (20/8).
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News